Adaptasi Budidaya Kopi dalam Menghadapi Perubahan Iklim pada Petani Skala Kecil di Desa IV Suku Menanti, Kabupaten Rejang Lebong
Adaptation of Coffee Cultivation to Climate Change among Smallholder Farmers in IV Suku Menanti Village, Rejang Lebong Regency
Keywords:
Adaptasi, Budidaya Kopi, Kapasitas Adaptif, Perubahan Iklim, Petani KecilAbstract
Perubahan iklim memberikan dampak signifikan terhadap sektor pertanian, khususnya komoditas kopi yang sensitif terhadap variabilitas iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan iklim terhadap budidaya kopi, mengidentifikasi bentuk adaptasi yang dilakukan petani, serta mengkaji peran kapasitas adaptif dalam mendukung keberhasilan adaptasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di Desa IV Suku Menanti, Kabupaten Rejang Lebong. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan suhu, curah hujan tidak menentu, pergeseran musim, dan cuaca ekstrem berdampak langsung pada budidaya kopi. Petani melakukan adaptasi melalui penyesuaian teknik budidaya, penggunaan pohon penaung, pemilihan bibit unggul, serta perbaikan panen dan pascapanen. Keberhasilan adaptasi dipengaruhi oleh kapasitas adaptif petani, termasuk pengetahuan, pengalaman, dan dukungan kelembagaan.